PATI, SRn || Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Pati Kabupaten Pati, Ali Badrudin menyampaikan, partai berlogo banteng akan membuka penjaringan untuk Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati.
Hal itu disampaikannha usai menggelar rapat DPC partai dalam rangka penguatan organisasi partai di kantor DPC PDIP Pati, Minggu (28/4/2024).
Dalam rapat tersebut salah satu yang dibahas tentang persiapan untuk Penjaringan Balon Bupati dan Wakil Bupati. Sesuai rencana, untuk jadwal penjaringan akan dibuka selama 20 hari mulai 1 sampai 20 Mei 2024.
“Kita sudah sepakati dari hasil rapat, bahwa PDIP akan membuka penjaringan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah,” ucapnya.
Sesuai aturan, untuk Balon Bupati dan Wakil Bupati yang dari kader PDIP Perjuangan tidak akan diminta KTAnisasi. Namun, apabila bukan kader PDIP, maka dari tim akan membuatkan KTAnisasi.
“Untuk penjaringan ini, nanti masyarakat umum bisa mengambil formulir di DPC PDI Perjuangan,” jelas dia.
PDI Perjuangan nantinya hanya menjaring bagi para kader yang mendaftar, sebab untuk keputusan penentuan itu dari DPP, apakah kader itu nanti memenuhi syarat atau tidak,
“Tentunya itu ada syarat materil dan non materil, dan itu yang menentukan DPP,” tuturnya.
“Pertempuran Pilkada sekarang ini membutuhkan amunisi, dan calon dari PDIP harus ceto (jelas) amunisinya,” imbuhnya.
Bagi Balon Bupati dan Wakil Bupati dari PDIP, harus sesuai dengan prinsip dan persamaan serta idiologi Pancasila. Bahkan, financial juga menjadi syarat utama, karena itu mengaca pada Pemilihan Legeslatif (Pileg) sebelumnya yang membutuhkan banyak anggaran
“Untuk calon dari internal maupun non internal harus punya financial, karena kita konsulidasi, pasang gambar, membentuk tim dan lain-lain itu butuh anggaran besar,” terangnya.
Disinggung soal koalisi partai yang nantinya akan mengusung Balon Bupati dan Wakil Bupati Pati, Ali katakan sudah ada komunikasi dengan partai lain.
Namun, sampai saat ini belum ada kesepakatan lantaran harus ada persamaan dulu sesuai prinsip dan idiologi Pancasila.
“PDIP Perjuangan bisa mencalonkan kadernya sendiri dalam Pilkada 2024, tapi kami masih membuka koalisi selebar-lebarnya dengan teman-teman partai,” tutupnya.
Tidak ada komentar